Selasa, 06 Juli 2021

7 Tips Jitu Agar Anak Berhenti Mengompol ala SehatQ

Mengompol memang merupakan hal yang wajar dilakukan anak-anak. Namun saat usia anak sudah bertambah, apalagi saat sudah memasuki usia sekolah, mengompol jadi suatu problematik tersendiri bagi orang tua. Bahkan tak jarang, hal ini juga membuat anak kehilangan percaya dirinya. Agar tak berkepanjangan, ikuti 7 tips jitu ini untuk menghentikan kebiasaan mengompol tersebut.

7 Tips Jitu Agar Anak Berhenti Mengompol ala SehatQ

1.      Kontrol Siklus Buang Air Kecil Anak di Siang Hari

Mengontrol siklus buang air kecil anak di siang hari merupakan salah satu cara agar anak tak ngompol di malam harinya. Biasakan anak untuk buang air kecil setiap 2 atau 3 jam sekali, bahkan saat mereka tak merasakan keinginan untuk buang air kecil tersebut. Selanjutnya, biasakan juga anak untuk buang air kecil 1 jam sebelum tidur dan tepat saat mereka akan tidur.

2.      Stop Kebiasaan Minum Sebelum Tidur

Asupan cairan sebelum tidur merupakan salah satu hal yang bisa memicu anak tak menyadari bahwa mereka pipis ketika tidur. Sebagai langkah pencegahan, 1 jam sebelum tidur, pastikan anak tak mengonsumsi minuman seperti susu ataupun jenis cairan yang lainnya. Pengonsumsian minuman seperti jus dan soda terutama sekali, bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil. 

3.      Bekali Anak dengan Botol Air Minum saat Sekolah

Kehausan yang berlebihan karena menahan hasrat untuk minum, akan membuat anak mengonsumsi minuman secara berlebihan pula. Akibatnya, tak terkontrolnya keinginan untuk buang air kecil pun bisa terjadi. Cara menghindarinya bisa dengan membekali anak botol air minum saat sekolah atau melakukan aktivitas, agar anak minum dengan santai sepanjang hari. 

4.      Periksa Jika Anak Mengalami Konstipasi

Mengompol tak selalu disebabkan karena anak mengonsumsi banyak cairan sebelum mereka tidur. Anak bisa secara tak sadar pipis ketika tidur, disebabkan karena mereka mengalami konstipasi atau sulit buang air besar. Pasalnya, rektum yang berada di belakang kandung kemih, akan memicu tekanan pada kandung kemih tersebut, sehingga buang air kecil jadi tak terkendali. 

5.      Beri Anak Apresiasi atas Usahanya agar Tak Mengompol

Apresiasi yang diberikan oleh orang tua merupakan salah satu dorongan terbesar bagi anak. Oleh sebab itu, pastikan Anda mengapresiasi usaha anak dalam menghentikan kebiasaan mengompolnya. Apresiasi bisa Anda berikan dalam beragam bentuk, bisa dalam bentuk ucapan atau bahkan memberikannya hadiah berupa benda yang selama ini dia inginkan.

6.      Jangan Marahi Anak Saat Mereka Mengompol

Sebagai orang tua yang bijak, jangan sesekali memarahi anak hanya karena mereka mengompol. Marah tak akan menyelesaikan masalah, malahan akan menambah kerumitan hubungan Anda dan anak. Alih-alih memarahi anak, sebaiknya Anda berbicara baik-baik dengan mereka, lalu atur strategi bersama agar pipis di malam hari saat tertidur tak lagi terjadi.

7.      Berkonsultasi dengan Dokter Anak

Jika segala cara telah dilakukan namun tak kunjung membuat anak berhenti ngompol saat tidur, maka Anda bisa tempuh jalan konsultasi dengan dokter anak. Dokter mungkin saja meresepkan obat tertentu untuk bisa menghentikan kebiasaan tersebut atau pun memberikan opsi lainnya untuk melatih anak tak lagi ngompol di malam hari.

Ngompol atau pipis di malam hari saat tengah tidur merupakan hal yang wajar bagi anak, namun saat memasuki usia sekolah, penyakit satu ini bisa terasa meresahkan. Anda bisa coba layanan konsultasi online dengan dokter anak via SehatQ, kapan dan di mana saja Anda berada, untuk bisa memperoleh informasi mengenai cara menghentikan kebiasaan anak tersebut.